Welcome  .....  Selamat Datang  .....  Horas  .....  Mejuah-juah  .....  Ya'ahowu  .....  Media Online Masyarakat Sumut  .....  Media - Iklan dan Promosi Provinsi Sumatera Utara  ..... 

Reses DPRD Sumut; Keluhan infrastruktur,Krisis Listrik,Kesehatan dan Pendidikan

paripurna-dprd-sumut-567x250.jpgaMedan (Media-SMS) DPRD Sumut menggelar Rapat Paripurna laporan tim Reses Dapil I-IX di gedung Paripurna Dewan. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumut H. Saleh Bangun didampingi Wakil Ketua Ir. H. Chaidir Ritonga, MM dan Ir. H Kamaluddin Harahap, Msi dan dihadiri Sekda Provsu H Nurdin Lubis, MM, Unsur FKPD serta para Anggota DPRD Sumut.

Dari temuan tim reses, hampir semua dapil I-IX melaporkan terjadinya kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, irigasi serta berbagai sarana lainnya seperti pembangunan sarana pedidikan, kesehatan maupun pemekaran kecamatan yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dapil I (Kota Medan) melalui juru bicaranya Nurhasanah S. Sos, masih tidak meratanya penyaluran Raskin (Beras Miskin), pelayanan Kesehatan gratis, infrastruktur jalan dan drainase yang rusak dan tersumbat, pembangunan yang tidak merata, juga masalah pengurusan KTP, akte kelahiran, kartu keluarga yang masih tersendat-sendat.

Di dapil II (Kabupaten Deliserdang) menurut Ketua sekaligus juru bicara Guntur Manurung, SE, juga mengeluhkan masalah infrastruktur yang rusak karena tidak terawat. Menertibkan dum truck pengangkut galian C yang tidak memiliki ijin dan melebihi tonase.

Juru bicara Dapil III, H. Alamsyah Hamdani, SH (Kabupaten Serdang  Bedagai dan Kota Tebing Tinggi) melaporkan persoalan beroperasinya pukat gerandong di perairan Kab. Sergai yang dikeluhkan warga dan meminta agar pemerintah segera menertibkan.

Dapil IV(Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai) melalui juru bicaranya H. Syamsul Hilal, selain mengeluhkan masalah infrastruktur yang rusak, juga melaporkan masalah bencana banjir yang mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian dan perkebunan serta rumah masyarakat menjadi rusak. Hal ini diakibatkan karena tidak adanya benteng penaham sisi kiri dan kanan sungai asahan dari hulu ke hilir sepanjang 50 km.

Sementara itu Dapil V (Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Kabupaten  Labuhan Batu Selatan) melalui juru bicanya Hj. Ida Budiningsih, SH dan Dapil VI melalui juru bicaranya Tiaisah Ritonga juga mengeluhkan masalah kerusakan infrastruktur yang rusak dan tidak terpelihara, pelayanan kesehatan yang kurang maksimal, kurangnya mutu pendidikan, sehingga diharapkan kepada Pemprovsu untuk segera dilakukan perbaikan guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dapil VII ( Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias Barat) melalui juru bicaranya Sudirman Halawa, SH dan Dapil VIII (Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli utara, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Samosir) melalui juru bicaranya Rooslynda Marpaung, juga mengeluhkan masalah infrasruktur yang rusak juga mengeluhkan krisis kabupaten/kota yang berada di dapil VII dan dapil VIII tiap hari mengalami pemadaman listrik, bahkan banyak desa-desa yang belum mendapatkan suplay listrik dari PLN.

Sementara itu Dapil IX ( Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar) melalui Juru Bicanya Janter Sirait, SE, masyarakat mengeluhkan masalah yang sering dihadapi petani di lapangan, seperti irigasi yang sudah tua, bantuan bibit, juga butuhnya tenaga PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) yang sangat di butuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian di kabupaten Simalungun.

Begitu juga Tim Dapil X ( Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat) melalui juru bicaranya Richard Eddy M Lingga, SE serta  Dapil XI ( Kabupaten Langkat dan Kota Binjai) melalui juru bicaranya Ferry Suando Tanuary Kaban, SE, mengeluhkan soal kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, krisis listrik, pelayanan kesehatan yang kurang maksimal, kurangnya mutu pendidikan, sehingga diharapkan agar Pemprovsu untuk segera dilakukan perbaikan guna meningkatkan akses perekonomian masyarakat di Desa.(r)

Sebarluaskan:
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Print

Fasilitas Komentar Ditutup.

<<-- MEDAN -- PEKANBARU -- PERAWANG -- BANGKINANG -- KERINCI -- JAMBI -- DUMAI -- SIBOLGA <<--