Welcome  .....  Selamat Datang  .....  Horas  .....  Mejuah-juah  .....  Ya'ahowu  .....  Media Online Masyarakat Sumut  .....  Media - Iklan dan Promosi Provinsi Sumatera Utara  ..... 

RDP Di DPRD Sumut, Kadishub Mengeluh Salahkan Gubsu

Medan (Media-SMS)Komisi D DPRD Sumatera Utara menilai Kepala Dinas Perhubungan, Anthony Siahaan tidak memiliki kemampuan dalam menjalankan kinerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi tersebut dengan Dishub Sumut, Senin (27/5), Anthony bahkan selalu membuang persoalan dinas yang dipimpinnya kepada Pemprov Sumut.

Pada rapat, yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D, Sudirman Halawa, kalangan anggota dewan juga mempertanyakan maraknya praktik Pungutan Liar (pungli) di jembatan timbang yang dikelola Dinas Perhubungan Sumut. Namun menanggapi tindakan pelanggaran hukum tersebut, Anthony yang hadir bersama para stafnya berdalih pungli sulit untuk diberantas akibat tidak adanya gudang tempat penyimpanan barang apabila melebihi tonase.

“Untuk membuat gudang tersebut dari mana anggarannya padahal akibat tidak ada gudang membuat pungli terus berjalan, ” katanya seolah kembali membuang persoalan kepada Pemprovsu yang tidak mengucurkan anggaran untuk pembangunan gudang di lokasi jembatan timbang.

Anthony bahkan berkali-kali mengeluhkan minimnya anggaran yang dikucurkan Pemprovsu di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho kepada Dishub Sumut untuk tahun anggaran 2013.Menurutnya semua persoalan yang dialami Dishub Sumut, akibat dari minimnya anggaran tersebut.

Pada kesempatan itu kalangan anggota DPRD Sumut juga meminta Dishub Sumut melakukan pengawasan konkrit guna mengantisipasi praktik pungli di jembatan timbang. “Kita perlu data konkrit berapa sebenarnya jumlah kenderaan yang melintas setiap hari di jembatan timbang, data itu harus diserahkan pada RDP lanjutan nanti,” kata Sudirman Halawa.

DPRD Sumut juga menegaskan merekomendasikan menutup jembatan timbang untuk sementara jika keberadaanya justru membuka praktik pungli yang sangat merugikan keuangan daerah dan negara. “Kalau memang keberadaannya sangat mengganggu lebih baik kita nolkan saja dulu, sampai nanti bisa dilengkapi perangkat pengaman berupa CCTV,” kata Sudirman.(s)

Sebarluaskan:
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Print

Fasilitas Komentar Ditutup.

<<-- MEDAN -- PEKANBARU -- PERAWANG -- BANGKINANG -- KERINCI -- JAMBI -- DUMAI -- SIBOLGA <<--