Welcome  .....  Selamat Datang  .....  Horas  .....  Mejuah-juah  .....  Ya'ahowu  .....  Media Online Masyarakat Sumut  .....  Media - Iklan dan Promosi Provinsi Sumatera Utara  ..... 

DPRD SUMUT : BNI MEDAN PERLU TINGKATKAN DANA KUR

Medan-Pimpinan BNI Wilayah Medan dengan wilayah kerja Sumut dan Aceh, Ahmad Santosa Miad mengatakan bahwa   pada tahun 2012 ini akan mengalokasikan dana sebesar Rp500 miliar untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini disampaikannya dalam  Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Sumut dengan BNI Wilayah Medan, di ruang rapat Komisi C  DPRD Sumut, Selasa (10/4).

“Jika dibandingkan dengan Tahun  2011, jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan realisasi KUR BNI Medan pada tahun 2011 senilai 200,43 miliar”Kata Ahmad Santosa. “Kami akan melakukan ekspansi penerima KUR pada tahun ini, karena itu kami harapkan semakin banyak yang menerimanya dan memberi manfaat positif bagi peningkatan perekonomian secara keseluruhan,” Katanya lagi.

Dikatakannya lagi bahwa alokasi tersebut juga masih memungkinkan untuk dilakukan penambahan, jika memang masih diperlukan. Hal ini seiring dengan keseriusan BNI untuk melaksanakan program pro rakyat, namun di sisi lain pihaknya dibatasi dengan kuota dan target oleh BNI Pusat.

BNI melihat perkembangan yang signifikan oleh penerima KUR pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2011, katanya, dari Rp200,43 miliar terdapat 4.061 penerima. Dari jumlah tersebut, katanya, banyak yang sudah meningkat usahanya terbukti dengan makin besarnya kepemilikan aset dan cakupan usaha penerima KUR tersebut.

“Selama ini memang yang paling bagus progresnya ada di bidang perdagangan dan jasa, namun  melihat potensi yang cukup besar di Sumut, kami akan memperluas cakupan ke sektor lain seperti pertanian, perkebunan dan perikanan,” Kata Ahmad Santosa.

Anggota Komisi C DPRD Sumut Meilizar Latif mengatakan, penyaluran KUR BNI tersebut masih sangat kecil dibandingkan keseluruhan dana yang disalurkan BNI Medan sebesar Rp5,6 triliun melalui berbagai program, bahkan jika dibandingkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BNI Medan senilai Rp8,6 triliun. Meilizar menilai dana KUR yang disalurkan sangat sedikit jumlahnya. “Kehadiran perbankan tentunya untuk meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan masyarakat di wilayah operasinya. Karena itu, kami berharap BNI Medan meningkatkan alokasi KUR-nya, mengingat banyaknya UMKM di Sumut saat ini,” Ujarnya.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi C Marasal Hutasoit ini, berlangsung dengan suasana akrab dan kekeluargaan. Seusai rapat Kepala BNI Wilayah Medan, Ahmad Santosa Miad memberikan cenderamata dan kenang-kenangan berupa ulos batak kepada seluruh anggota Komisi C DPRD Sumut yang hadir maupun tidak hadir.(ARS)

Sebarluaskan:
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Print

Fasilitas Komentar Ditutup.

<<-- MEDAN -- PEKANBARU -- PERAWANG -- BANGKINANG -- KERINCI -- JAMBI -- DUMAI -- SIBOLGA <<--